Jumat, 21 September 2012

Mengenal Aksara Lantarak

| |
0 komentar
Menurut Barbara F. Grimes (dalam Purwo, 2000) mencatat sebanyak 706 bahasa daerah yang tersebar dari Sabang sampai Marauke. Di antara 100-an bahasa di Indonesia itu, hampir separuhnya terdapat di Irian Jaya, yaitu sebanyak 248. Tidak semua bahasa daerah yang tersebar di nusantara ini memiliki aksara untuk merekam nilai-nilai budaya yang ada dalam masyarakat pemilik bahasa itu. Bahasa daerah yang memiliki aksara adalah bahasa Jawa, Bali, Sunda, Makassar (Bugis), Batak, dan Rencong.

Salah satu bahasa daerah yang cukup beruntung adalah bahasa Makassar (Bugis). Dikatakan cukup beruntung karena bahasa daerah ini memiliki aksara yang dapat merekam atau mencatat nilai-nilai luhur (indigeneous knowledge) yang disebut pasang ‘pesan-pesan’; panngadakkang (Makassar) atau panngaderreng (Bugis) “adat istiadat”. Hasil catatan atau manuskrip tersebut disebut lontarak. Aksara Makassar (Bugis) digunakan mencatat manuskrip-manuskrip dikenal dengan sebutan aksara lontarak. Selain itu, dijumpai pula manuskrip yang ditulis dalam aksara yang dikenal dengan aksara serang.
Aksara lontarak merupakan lambang identitas daerah dan alat transformasi nilai-niiai luhur yang sangat berharga (indigenous knowledge). Aksara lontarak adalah salah satu aset kekayaan budaya yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata budaya daerah. Selain itu, dapat menjadi aset dan sumber pengembangan budaya nasional.

Selanjutnya, sebagai aset kekayaan budaya, tentu saja, perlu diketahui mengapa dinamai aksara lontarak; dari mana asal usulnya; dan niiai budaya yang terkandung di dalam lontarak tersebut. Untuk itu, makalah ini berusaha mengungkapkan hal tersebut seperti dalam uraian berikut.

Kenapa Disebut Aksara Lontarak?

Dari hasil kajian pustaka diperoleh informasi bahwa naskah kuno Makassar (Bugis) ada yang ditulis dengan aksara lontarak dan ada yang ditulis dengan aksara serang. Dinamai aksara lontarak karena memang dulu peristiwa-peristiwa ditulis pada daun lontar. Frasa daun lontar sepadan dengan raung = daun dan talak = lontar menjadi rauttalak atau rontalak dalam bahasa Makassar (dari bahasa Jawa atau bahasa Melayu). Kata rontalak mengalami proses metatesis menjadi lontarak (Basang, 1972: 10; Abidin, 1983: 109; Pelras, 2006: 232), Dalam bahasa Makassar sehari-hari dikenal dengan sebutan lekok talak.

Selanjutnya, disebut pula sebagai aksara serang (huruf Arab) karena kesusasteraan Makassar (Bugis) ditulis dalam aksara Arab sebagai pengaruh dari agama Islam dan kesusasteraan Islam yang datang ke Sulawesi Selatan pada permulaan abad ke-17 (Mattulada, 1991b: 69). Beliau menduga kata serang itu berasal dan kata Seram (Palau Seram). Dahulu orang Makassar (Bugis) selalu berhubungan dengan orang Seram yang Iebih dulu rnenerima agama Islam.

Arti Lontarak

Dalam perkembangan selanjutnya, kata lontarak dapat mengandung arti bermacam-macam sesuai dengan konteks kalimatnya. Manyambeang (1996: 32) merincinya sebagai berikut.

a. Lontarak dapat berarti aksara, seperti dalam kalimat:
Appilajaraki lontarak.
belajar dia lontarak
(dia belajar huruf lontarak)
b. Lontarak dapat berarti naskah, seperti dalam kalimat;
Ciniki ri lontaraka.
‘Lihat isi di lontarak’ (lihatlah di lontarak)
c. Lontarak dapat berarti buku bacaan, seperti dalam kalimat,
laminne lontarakna I Kukang.
‘inilah buku bacaan i Kukang’
(inilah buku bacaan (yang berjudul) i Kukang).
d. Lontarak dapat berarti catatan, seperti dalam kalimat:
Boyai ri lontarak bilanga.
`carilah pada lontarak bilang’ (Carilah pada catatan harian)

4.    Asal Usul Aksara Lontarak Makassar (Bugis)

Dari hasil penelusuran pustaka yang tersedia dijumpai beberapa pendapat tentang perkembangan aksara Makassar (Bugis). Pendapat-pendapat tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.
a.    Pendapat H. Kern.
H. Kern (1882) berpendapat bahwa aksara Makassar (Bugis) bersumber dan huruf Sanskrit yang disebut Dewanagari. Aksara Dewanagari dapat dilihat sebagai berikut:


b. Dalam Kamus Linguistik susunan Kridalaksana (1982: xx) ditunjukkan silsilah aksara yang penting, seperti berikut.


Menggambarkan aksara Palawa sebagai berikut



Pendapat Matthes dan Raffles.
Holle (1882) mengutip bentuk aksara yang dikemukakan oleh Matthes dan’ Raffles, seperti berikut:
Bentuk yang dikemukakan Matthes

Bentuk yang dikemukakan Raffles



Bentuk aksara yang dikemukakan, baik Matthes maupun Raffles biasa juga disebut lontarak kuno atau het oude Makassaarche letterschrift (Mangemba dan Tenribali (Ed.), 1966: 49). Bentuk lontarak kuno dan lontarak baru dapat dikatakan jauh berbeda sehingga perlu dipertanyakan apakah lontarak kuno yang mengalami proses perubahan menjadi lontarak yang digunakan sekaran.

Pendapat Ahli Kebudayaan Bugis Makassar dari Sulawesi Selatan.
Mattulada (dalam Manyambeang, 1996: 29) merasa yakin bahwa aksara Bugis Makassar berasal dan aksara Dewanagari yang diperbaharui oleh Daeng Pamatte. Sejalan dengan pendapat itu, Basang (1972: 11) mengemukakan beberapa persamaan aksara Dewanegari dengan aksara Makassar, yaitu keduanya huruf silabis; keduanya menggunakan alat bantu untuk menyatakan bunyi /i, e, o, dan u/; keduanya ditulis dari kiri ke kanan. Adapun Yatim (1983: 5) memperhatikan susunan abjadnya. Dia mengakui bahwa pengaturan abjad lontarak telah sampai kepada kesadaran linguistik yang amat maju dan amat mirip dengan pengaturan abjad Sanskerta, yang membedakan hanya bentuknya.

Selanjutnya, Mattulada (1991a: 68-9) menjelaskan bahwa terdapat anggapan di kalangan orang Makassar (Bugis) berkaitan dengan penciptaan tanda-tanda bunyi yang kemudian disebut aksara lontarak dilatarbelakangi oleh suatu kepercayaan yang berpangkal pada mitologis orang Makassar (Bugis) yang memandang alam semesta ini sebagai bolasuji (Bugis) atau “sulapak appak” (Makassar) yang berarti `segi empat belah ketupat’. Sarwa alam ini merupakan satu kesatuan yang dinyatakan dalam simbol S = sa yang berarti seua (tunggal atau esa). Demikian pula segala tanda bunyi dalam aksara lontarak bersumber dari s = sa (Museum Nasional, 10/MP/NAS/76: 21; Mattulada, 1991: 4-85).

Simbol “s” ini menyimbolkan mikrokosmos sulapa eppana taue “segi empat tubuh manusia’. Bagian puncak terletak kepala, tangan kiri, tangan kanan; dan bagian ujung bawah adalah kaki. Simbol S itu merupakan pengejawantahan pada bagian kepala yang disebut sawwang (SW) berarti mulut. Dari mulutlah segala sesuatu dinyatakan yang disebut sadda (sd) berarti bunyi. Bunyi-bunyi itu disusun sehingga bermakna yang disebut ada (ad) berarti kata, sabda atau titah.

Segala sesuatu yang meliputi keseluruhan tertib kosmos/sarwa alam diatur melalui ada (ad). Dengan penambahan artikel definit E menjadi ada’e (adea) yang menjadi pangkal kata adek (adEE). Adek adalah sabda (penertib) yang meliputi sarwa alam (5) sehingga disebut dalam kata-kata hikmat pasang sebagai berikut.

sd mpbti adE adE mpbti gau gau mpbti tau
sadda mappabbatik ada ada mappabbatik gauk
gauk mappabbatik tau

Artinya:
Bunyi mewujudkan kata
Kata mewujudkan perbuatan
Pperbuatan mewujudkan manusia
Konsep sulapak appak inilah dapat dibentuk aksara lontarak yang biasa disebut urupu sulapak appak seperti berikut.

Pendapat lain yang bersumber dari Lontarak Patturioloanga ri Tugowaya, seperti yang disinyalir (Manyambaeng, 1996; Basang, 1972) yang berbunyi sebagai berikut.
aiyp aen krea auru aperki rp bicr timu timu ri buduk.
sbnrn mien kreaG nikn dea pmet. aiy sbnr, ay tumaill, aiytomi dea pmet aperki Iotr mksr.
…iapa anne karaeng uru apparek rapang bicara, timu-timu ri bunduka. sabannarakna minne karaenga nikana Daeng Pamatte. la sabannarak, la Tumailalang, iatommi Daeng Pamatte ampareki lontarak Mangkasarak.

(.. dialah raja yang mula-mula membuat peraturan, hukum dalam perang. Syahbandar raja inilah yang disebut Daeng Pamatte. Dia syahbandar, dia juga Tumailalang, dia jugalah Daeng Pamatte yang membuat lontarak Makassar).

Dalam lontarak di atas terdapat kata ampareki yang dapat berarti `membuat atau menciptakan’, `menjadikan atau menyederhanakan’. Jadi, apabila kata ampareki diartikan menciptakan/membuat, dapatlah diartikan membuat sesuatu dari yang belum ada menjadi ada. Dengan demikian, dapat diasumsikan bahwa aksara Makassar baru itu diciptakan oleh Daeng Pamatte yang diilhami oleh pandangan hidup orang Makassar (Bugis) sendiri, yaitu sulapak appak.

Sebaliknya, jika kata ampareki diartikan `menyederhanakan atau memodifikasi’, dapat diasumsikan bahwa Daeng Pamatte menyederhanakan atau memodifikasi dari bentuk aksara yang sudah ada sebelumnya (aksara Sanskrit/Dewanagari, huruf Pallawa, dan bentuk aksara yang dikemukakan Matthes atau Raffles) menjadi aksara lontarak baru yang ada sekarang.

Sejalan dengan penjelasan di atas, Pelras (2006: 230) dan H. Kern (dalam Manyambeang 1996: 3) beranggapan bahwa lontarak di Sulawesi Selatan ada persamaan dengan aksara yang ada di Sumatera, seperti aksara Lampung, Rejang, Batak, dan Pasemah. Berdasarkan informasi ini dapat diasumsikan bahwa ada kemungkinan aksara Makassar baru merupakan hasil penyederhanaan atau modifikasi dari aksara tersebut yang dilakukan oleh Daeng Pamatte. Bila dilihat sepintas lalu, aksara Batak, aksara Makassar, dan aksara rencong hampir serupa. Bahkan kadang-kadang agak sulit dibedakan ketiga bentuk aksara tersebut.
Di dalam buku Sejarah Melayu disebutkan tentang peperangan raja Mangkasar yang bernama Samarluki (Saman Rukka) ke Malaka dan daerah jajahannya, termasuk Batak. Peristiwa ini diceriterakan berlangsung pada masa pemerintahan Sultan Mansur Shah sekitar tahun 1440. Walaupun ia dapat dipukul mundur oleh tentara Melayu, ia berhasil membawa harta rampasan, baik berupa barang maupun tawanan perang (Brown dalam Reid, 2004: 147; Museum nasional, 10/MP/NAS/76: 24).

Tidak tertutup kemungkinan di antara para tawanan itu terdapat orang­orang Batak yang terampil menulis dan membaca tulisan Batak. Dpri merekalah orang Makassar belajar tulisan Batak tersebut. Selanjutnya, mereka meniru atau menyederhanakan huruf Batak itu sehingga berwujud tulisan Makassar sekarang.

Nilai Budaya dalam Lontarak

Sistem nilai atau nilai-nilai dalam masyarakat merupakan suatu konsep abstrak mengenai apa yang buruk dan apa yang balk. Pepper (dalam Djajasudarma 1997: 12) menjelaskan bahwa batasan nilai mengacu pada minat, kesukaan, pilihan, tugas, kewajiban, agama, kebutuhan, keamanan, hasrat, keengganan, atraksi, perasaan, dan orientasi seleksinya. Oleh karena itu, segala sesuatu yang balk dan buruk dapat disebut sebagai nilai. Nilai budaya ini diasosiasikan secara turun-temurun dari generasi yang satu ke generasi yang lain. la dianggap sebagai pedoman manusia dalam bertingkah laku dalam sistem sosialnya. Jadi, sistem nilai dapat dikatakan sebagai norma standar dalam kehidupan bermasyarakat. Djajasudarma. dkk. (1997: 13) mengemukakan bahwa sistem nilai begitu kuat, meresap, dan berakar di dalam jiwa masyarakat sehingga sulit diganti atau diubah dalam waktu singkat. Berkaitan dengan hal tersebut, Sumardjo (dalam Oktavianus 2006: 117) menyatakan sebagai berikut:

Filsafat orang Indonesia termasuk nilai budaya tersimpan di batik pepatah-petitih, di batik rumah-rumah adat, di batik upacara-upacara adat, di batik mitos-mitos tua, di balik ragam hias pakaian yang mereka kenakan, di batik tarian mereka, di balik musik yang mereka mainkan, di balik persenjataan, dan balik sistem pengaturan sosialnya.

Dari pernyataan di atas, bahasa melalui pepatah-petitih merupakan medium untuk menampilkan makna budaya yang di dalamnya terkandung nilai (value). Peribahasa merupakan bagian dari komunikasi sistem budaya (Dundes dan Arewa dalam Oktavianus, 2006: 117). Sepadan dengan pendapat itu, Duranti (1997: 25; Foley, 1997: 16) menjelaskan bahwa bahasa mengategorisasi realitas budaya. Bahasa menampakkan sistem klasifikasi yang dapat digunakan untuk menelusuri praktek-praktek budaya dalam suatu masyarakat. Model-model budaya yang dimaksud di sini mencakup mentalitas kerja, sikap, perilaku, etika, dan moral. Berikut ini diberikan beberapa contoh pepatah atau kelong yang mengandung model budaya yang dimaksud.
Motivasi Berusaha dan Bekerja

Untuk memenuhi kebutuhannya manusia diisyaratkan rajin berusaha. Kelong berikut mengandung makna yang mencerminkan motivasi berusaha sebagai salah satu praktek budaya dan paling tidak merupakan cerminan realitas sebagaimana dijelaskan Duranti di atas.

puun kutuai tauw                          punna kuttui taua
neta sulu soGon                               natea suluk songokna
tean todo                                        taena todong
titi soGo Inty                                     titti songok la natayang.

Terjemahan: Kalau orang malas
Tidak mau keluar keringatnya Tidak ada juga
Tetes keringat yang ditunggu.
Kelong di atas mencerminkan bahwa kalau orang malas bekerja, tentu saja, tidak ada hasil yang akan diperoleh. Kelong ini sepadan dengan ungkapan dalam bahasa Indonesia “Siapa yang menanam, dia akan menuai”.

Rasa Solidaritas
Solidaritas merupakan integrasi sosial yang didasarkan kepada interdependensi okupansional, persamaan-persamaan, dan bahkan juga pada perbedaan-perbedaan komplementer (Soekanto dalam Oktavinus, 2006: 119). Integrasi sosial dapat diartikan sebagai kesetiakawanan, kebersamaan, dan kekompakan dalam menghadapi suka duka.
meaki kismturu                             maekik kissamaturuk
kiemet bulo sibt                             kirnmenteng bulo sibatang
nmtumtu                                         nakmatu.-matu
bett aGod del                                    baieta anngondang dallek


Terjemahan: Mari kita bersama-sama Berdiri sebatang bambu Supaya berguna
Cara kita mencari rezki.
Kelong tersebut mencerminkan bahwa dalam mengerjakan suatu pekerjaan, sebaiknya kita mengadakan kerja sama dengan orang lain agar pekerjaan itu cepat selesai dan berhasil.
Etika, Moral, dan Sopan Santun

Etika falsafah atau hukum membedakan hal yang baik dan yang buruk dalam kelakuan manusia, sedangkan moral adalah ukuran baik buruknya tingkah laku yang menyangkut pengontrolan diri, keyakinan diri, dan kedisiplinan tindakan (Dreyer dalam Oktavianus, 2006: 124). Adapun kesopanan yang terkandung dalam bahasa mencerminkan tingginya peradaban suatu bangsa atau tingginya martabat seseorang (Poedjosoedarmo, 2001: 186). Hal tersebut dapat dilihat dalam ungkapan berikut.

nikny sulp apn tauw aiymitu niy sirin niy pecn niy pGlin n niy pGdkn nikanaya sulapak appakna tau, iamintu niak sirikna, niak paccena.
niak panngalikna, na niak panngadakkanna.
Terjemahan: Yang disebut kesegiempatan manusia ialah manusia yang memiliki harga diri, memiliki rasa kesetiakawanan, menghargai orang lain, dan memiliki sifat sopan santun.

Dalam ungkapan di atas tercermin konsep sipakatau `sating menghargai’, konsep sirik ‘harga diri’, konsep pacce ‘kesetiakawanan’, konsep panngalik ‘perasaan hormat’, dan konsep panngadakkang ‘adat-istiadat/sopan santun’. Konsep sipakatau `sating rnenghargai’ menjadi inti atau pangkal dalam interaksi sosial sesuai dengan nilai-nilai positif yang ada dalam budaya Makassar. Konsep sink `harga diri adalah suasana hati dalam masyarakat, bukan semata-mata sebagai “pertahanan martabat diri” yang ditimbulkan secara emosional dari simultan nilai-nilai khusus.

Konsep pacce `solidaritas’ adalah iba hati melihat sesama warga yang mengalami penderitaan atau tekanan batin atas perbuatan orang lain atau sejenisnya. Kedua konsep ini merupakan sikap moral yang menjaga stabilitas dan berdimensi harmonis agar tatanan sosial atau adat istiadat berjalan secara dinamis (Hamid, 2003: xii). Konsep panngalik ‘perasaan hormat adalan rasa hormat kepada seseorang atau sesuatu yang dianggap bersih dalam arti luas. Konsep panngadakkang ‘adat-istiadat adalah himpunan kaidah-kaidah sosial dalam masyarakat yang bermaksud mengatur tata tertib masyarakat (Wahid, 1992: 89). Jika seseorang berhasrat akan melakukan sesuatu, segala rencana terpuiang pada adat. Adatlah yang merupakan penentu patut tidaknya sesuatu yang akan dilakukan. Keputusan yang diputuskan sesuai dengan proses adat, maka semua pihak dapat menerimanya, sebagaimana terungkap dalam ungkapan “punna panngadakkang taena erokku, taena kulleku” `jika sudah menyakut ketentuan yang sudah diadatkan, tidak berlaku kemampuanku’.

Lontarak merupakan lambang identitas daerah, mengandung nilai-nilai luhur yang sangat berharga. Lontarak merupakan salah satu aset kekayaan budaya daerah yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata budaya.
Berkaitan dengan asal usul lontarak Makassar terdapat beberapa pendapat yang berbeda. Oleh krena itu, disarankan perlu kajian yang lebih akurat sehingga diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.

Sumber bacaan :

Abidin. Zainal. 1983. Persepsi Orang Bugis, Makassar tentang Hukum. Negata dan Dunia luar. Bandung: Penerbit Alumni.
Basang, Djirong. 1972. Fonemik Bahasa Makassar. Ujung Pandang: Lembaga Bahasa Nasional Cabang 111
Djajasudarma T. Fatimah, dkk. 1997. Nilai Budaya dalam Ungkapan dan Peribahasa Sunda. Pusat pembinaan dan pengembangan bahasa, Departemen Pendidikan dan kebudayaan.
Duranti, Aessaridro. 1997. Linguistic Anthropology. Cambridge: Cambridge University Press.
Foley, Wilham A. 1997. Anthropology Linguistics: An Introduction. New York: Blackwell.
Hamid, Abu. 2003. “Sid’ Butuh Revitalisasi’. Dalam Mustafa. dkk.,.(Eu.) Sini dan Passe: Harga Did Orang Bugis. Makassar, Mandar dan Toraja. Makassar: Pustaka Refleks.
Kridalaksana, Harimurti. 1982. Kamaus Linguistik. Jakarta: Gramedia.

www.wacananusantara.org
Maknun, Tadjuddin, 1991. “Beberapa Catatan tentang Perkembangan Aksara Makassar”. Makalah Disajikan pada Seminar Sehari dalam Rangka Dies Natalis ke-32 Fak. Sastra Unhas, 9-11-1991.
2007. “Menyempurnakan Aksara Lontarak untuk Memudahkan Pemahaman Kandungan Lontarak”. Makalah Disajikan pada Kongres Internasional Bahasa­bahasa Daerah se-Sulawesi Selatan pada 22-25 Juli 2007 di Hotel Clarion Makassar.
Manyambeang, Kadir. 1996. “Lontaraq Riwayaqna tuanta salamaka ri Gowa: Suatu Analisis Linguistik Filologis”. Disertasi Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin.
Mattulada. 1991a. “Manusia dan Kebudayaan Bugis-Makassar dan Kaili di Sulawesi. Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya Indonesia No. 43 Th. XV Januari-April 1991.
1991b. Menyusuri Jejak Kehadiran Makassar dalam Sejarah. Ujung Pandang: Lembaga Penerbitan Universitas Hasanuddin.
Museum Nasional. 1976. “Mengenal Aneka Ragam Tulisan Daerah di Indonesia”. Jakarta: Direktorat Museum, Ditjen Kebudayaan Depdikbud No. 10/MP/NAS/76.
Oktavianus. 2006. “Nilai Budaya dalam ungkapan Minangkabau: Sebuah Kajian dari Perspektif Antropologi Linguistik”. Jurnal Linguistik Indonesia Tahun ke-24, Nomor 1. Jakarta: MLI bekerja sama dengan Obor Indonesia.
Pelras, Christian. 2006. Manusia Bugis. Jakarta: Nalar.
Poedjosoedarmo, Soepomo. 2001. Filsafat Bahasa. Surakarta: Muhammadiyah University Press.
Reid, Anthony. 2004. Sejarah Modern Awal Asia Tenggara. Jakarta: LP3ES.
Wahid, Sugira. 1992. “Metafora Bahasa Makassar”. Disertasi Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin.
Yatim, Nurdin. 1983. “Subsistem Honorofik Bahasa Makassar: Sebuah Analisis Sosiolinguistik”. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi,. Direktorat Pembinaan Penelitian, dan Pengembangan dalam Masyarakat.
http://etnics.blogspot.com

Makalah ini disampaikan pada Kongres Kebudayaan Indonesia 2008 pada tanggal 10-12 Desember di Bogor.
Read More

Rabu, 19 September 2012

Cara Memahami Mimpi Buruk

| |
0 komentar
Sering mengalami mimpi buruk? coba deh disimak beberapa keterangan dan penjabaran dipostingan ini, buat kalian yang beragama Islam mudah banyak yang sudah tahu, atau juga terkadang lupa bolehlah dibaca kembali  perihal makna dan hal terjadi dan harus dilakukan dalam menyingkapi mimpi buruk.

Meskipun Islam tidak mengajarkan umatnya tentang takwil mimpi yang mereka alami, namun rambu-rambu yang  diberikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah sangat memadai untuk menjadi panduan dalam mensikapi  mimpi. Tak terkecuali, mimpi buruk sekalipun. Ada beberapa hal yang dijelaskan dalam Islam, terkait mimpi  buruk yang sebagian besar sering dialami seseorang. Tidak semua mimpi adalah benar.


cara memahami mimpi buruk

Sumber mimpi tidak selamanya datang dari Allah. Bisa juga karena bawaan perasaan atau permainan setan.
Disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,

الرؤيا ثلاث حديث النفس وتخويف الشيطان وبشرى من الله

“Mimpi itu ada tiga macam: bisikan hati, ditakuti setan, dan kabar gembira dari Allah.”

Makna Hadist:

- “Bisikan hati”: terkadang seseorang memikirkan sesuatu ketika sadar. Karena terlalu serius memikirkan,
sampai terbawa mimpi.

- “Ditakuti setan”: mimpi yang datang dari setan. Bentuknya bisa berupa mimpi basah atau mimpi yang
menakutkan.

- Jenis mimpi yang ketiga adalah kabar gembira dari Allah. Mimpi ini adalah mimpi yang berisi sesuatu yang baik  dan menggembirakan kaum muslimin. (Keterangan Dr. Musthafa Dhib al-Bugha, salah seorang ulama bermazhab  Syafi’i, dalam ta’liq untuk Shahih Bukhari)

Jika mimpi buruk datanglah dari SETAN.

Dari jenis mimpi di atas, mimpi buruk termasuk salah satu permainan setan kepada bani Adam. Mereka ingin
menakut-nakuti manusia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kita menceritakan mimpi buruk kepada
siapa pun.

عَنْ جَابِرٍ قَالَ جَاءَ أَعْرَابِىٌّ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ رَأَيْتُ فِى الْمَنَامِ كَأَنَّ رَأْسِى ضُرِبَ فَتَدَحْرَجَ فَاشْتَدَدْتُ عَلَى أَثَرِهِ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لِلأَعْرَابِىِّ « لاَ تُحَدِّثِ النَّاسَ بِتَلَعُّبِ الشَّيْطَانِ بِكَ فِى مَنَامِكَ ». وَقَالَ سَمِعْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم-

بَعْدُ يَخْطُبُ فَقَالَ « لاَ يُحَدِّثَنَّ أَحَدُكُمْ بِتَلَعُّبِ الشَّيْطَانِ بِهِ فِى مَنَامِهِ .

Dari Jabir radhiallahu ‘anhu, ada seorang Arab badui datang menemui Nabi kemudian bertanya, “Ya rasulullah,  aku bermimpi kepalaku dipenggal lalu menggelinding kemudian aku berlari kencang mengejarnya”. Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada orang tersebut, “Jangan kau ceritakan kepada orang lain ulah  setan yang mempermainkan dirimu di alam mimpi”.

Setelah kejadian itu, aku mendengar Nabi menyampaikan dalam  salah satu khutbahnya, “Janganlah kalian menceritakan ulah setan yang mempermainkan dirinya dalam alam mimpi”
(HR Muslim)

Yang harus dilakukan ketika kalian mimpi buruk menurut Islam

Ada beberapa hal yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika seseorang mimpi buruk:
1. Meludah kekiri 3 kali.
2. Memohon perlindungan kepada Allah Ta’ala dari setan 3 kali, dengan membaca

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم

“A’udzu billahi minas-syaithanir-rajiim” atau bacaan ta’awudz lainnya).

3. Memohon perlindungan kepada Allah dari keburukan mimpi tersebut.
4. Atau sebaiknya dia bangun kemudian melaksanakan Shalat.
5. Mengubah pisisi tidurnya dari posisi semula ia tidur, jika ia ingin melanjutkan tidurnya, walaupun ia harus memutar kesebelah kiri, hal ini sesuai zahir hadis.

6. Tidak boleh menafsir mimpi tersebut baik menafsir sendiri atau dengan meminta bantuan orang lain.

Keterangan tentang hal ini terdapat dalam beberapa  hadis berikut :

Dari Jabir radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا رأى أحدكم الرؤيا يكرهها، فليبصق عن يساره ثلاثا وليستعذ بالله من الشيطان ثلاثا، وليتحول عن جنبه الذي كان عليه

“Jika kalian mengalami mimpi yang dibenci (mimpi buruk) hendaklah meludah kesebelah kiri tiga kali, dan
memohon perlindungan dari Allah dari godaan setan tiga kali, kemudian mengubah posisi tidurnya dari posisi
semula.” (HR. Muslim)

Dalam hadist lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وإن رأى ما يكره فليتفل عن يساره ثلاثا وليتعوذ بالله من شر الشيطان وشرها، ولا يحدث بها أحدا فإنها لن تضره

“Ketika kalian mengalami mimpi buruk, hendaknya meludah ke kiri tiga kali, dan memohon perlindungan kepada  Allah dari kejahatan setan dan dari dampak buruk mimpi. Kemdian, jangan ceritakan mimpi itu kepada siapapun, maka mimpi itu tidak akan memberikan dampak buruk kepadanya.” (HR. Muslim)

Abu Qatadah (perawi hadis) mengatakan,

إن كنت لأرى الرؤيا أثقل علي من جبل، فما هو إلا أن سمعت بهذا الحديث، فما أباليها

“Sesungguhnya saya pernah bermimpi yang saya rasa lebih berat dari pada gunung, setalah aku mendengar hadist  ini aku tidak peduli mimpi tersebut.”

Dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الرُّؤْيَا ثَلَاثٌ، فَرُؤْيَا حَقٌّ، وَرُؤْيَا يُحَدِّثُ بِهَا الرَّجُلُ نَفْسَهُ، وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنَ الشَّيْطَانِ فَمَنْ رَأَى مَا يَكْرَهُ فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ

“Mimpi itu ada tiga: mimpi yang benar, mimpi bisikan perasaan, dan mimpi ditakut-takuti setan. Barangsiapa
bermimpi yang tidak disukainya (mimpi buruk), hendaklah dia melaksanakan shalat.” (HR. at-Tirmidzi dan
dishahihkan al-Albani)

Semoga Bermanfaat buat semua. "Allahu a’lam"
Read More

Senin, 17 September 2012

Lirik Lagu Sentimentil Return To Innocence By Enigma

| |
0 komentar
Ini lagu yang admin suka walau rada lawas dan bernuansa etnics, menurut admin iramanya dan vocalnya mirip dengan lagu dari suku indian di Amerika pas banget dengan kesan kesederhanaan dan kepolosan manusia yang mencintai alam dan apa adanya jauh dari keserakahan, pertikaian, emosi, dan saling membenci. Menjadi diri sendiri, saling menghargai mungkin isi dari syair yang di isaratkan dalam lagu ini.


return to innocence enigma

Berikut lyrics Asli Return To Innocence By Enigma :

That's not the beginning of the end
That's the return to yourself
The return to innocence
Love - Devotion
Feeling - Emotion
Love - Devotion
Feeling - Emotion
Don't be afraid to be weak
Don't be too proud to be strong
Just look into your heart my friend
That will be the return to yourself
The return to innocence
If you want, then start to laugh
If you must, then start to cry
Be yourself don't hide
Just believe in destiny
Don't care what people say
Just follow your own way
Don't give up and use the chance
To return to innocence
That's not the beginning of the end
That's the return to yourself
The return to innocence
Don't care what people say
Follow just your own way Follow just your own way
Don't give up, don't give up
To return, to return to innocence.
If you want then laugh
If you must then cry
Be yourself don't hide
Just believe in destiny.

Terjemahan  kurang lebih begini :

Itu bukan awal dari akhir
Itulah kembali kepada diri sendiri
Kembalinya bersalah
Cinta - Pengabdian
Feeling - Emosi
Cinta - Pengabdian
Feeling - Emosi
Jangan takut untuk menjadi lemah
Jangan terlalu bangga menjadi kuat
Hanya melihat ke dalam hatimu teman saya
Itu akan kembali kepada diri sendiri
Kembalinya bersalah
Jika Anda ingin, kemudian mulai tertawa
Jika Anda harus, kemudian mulai menangis
Jadilah diri sendiri tidak menyembunyikan
Hanya percaya pada takdir
Jangan peduli apa yang orang katakan
Ikuti saja cara Anda sendiri
Jangan menyerah dan menggunakan kesempatan
Untuk kembali ke bersalah
Itu bukan awal dari akhir
Itulah kembali kepada diri sendiri
Kembalinya bersalah
Jangan peduli apa yang orang katakan
Ikuti saja cara Anda sendiri Ikuti saja cara Anda sendiri
Jangan menyerah, jangan menyerah
Untuk kembali, untuk kembali ke kepolosan.
Jika Anda ingin kemudian tertawa
Jika Anda kemudian harus menangis
Jadilah diri sendiri tidak menyembunyikan
Hanya percaya pada takdir.

Buat yang ingin download Return To Innocence.mp3  By Enigmasilahkan klik link dibawah ini :


Thanks to Enigma.
Read More

Minggu, 16 September 2012

Suara Innocence Of Muslims - IOM

| |
0 komentar
Artis Cindy Lee Garcia asal California berbicara tentang klip 14 menit di YouTube yang dimaksudkan untuk
menjadi sebuah trailer untuk film Innocence Of Muslims (IOM) yang dibintanginya. Film yang menghabiskan
biaya$ 5 juta dan melibatkan 59 aktor dan 45 staf teknisi.Klip film yang asalnya Desert Warrior Berubah
menjadi Innocence Of Muslims ( IOM ) adalah film anti-Islam yang  telah memicu protes di seluruh Timur Tengah karena penggambaran Nabi Muhammad sebagai penganiaya anak, gila seks, pembunuh dan preman. Meskipun telah ada kerusuhan yang terjadi di Mesir dan Yaman pekan ini sebagai reaksi terhadap klip Video Innocence Of Muslims, serangan Selasa terhadap konsulat AS di Benghazi, Libya, yang menewaskan Duta Besar AS Christopher Stevens  dan tiga orang Amerika lainnya.

artis IOM


Trailer yang menampilkan satu adegan ke adegan lain, sebuah film berdasarkan bagaimana hal itu terjadi 2.000 tahun yang lalu," kata Cindy Lee Garcia, seorang aktris California yang muncul di klip dan menyatakan bahwa  ia membaca dari naskah tentang karakter anonim yang disebut Desert Warrior. "Itu tidak didasarkan pada ada  hubungannya dengan agama tertentu, tidak memberitahukan kepada dirinya dan kru lainnya tentang Muhammad atau  Muslim atau apapun.


gambar nabi muhammad dalam iom

Siapa di balik pembuatan film Innocence Of Muslims? Seorang pria misterius yang mengaku sebagai pengembang  real estat dengan nama "Sam Bacile," yang kini tampaknya menjadi nama samaran.

"Aku menelepon Sam dan berkata, 'Mengapa Anda melakukan ini?'" Kata Garcia. "Dan dia berkata, 'Aku lelah dari  Islam radikal saling membunuh dan biarkan aktor-aktor lain tahu itu bukan kesalahan mereka..'"
Sementara itu, para pemain dan kru, yang mengingkari pengetahuan tentang apa yang dimaksudkan untuk Desert  Warrior berubah menjadi Innocence Of Muslims (IOM),  merilis pernyataan semua kru kepada CNN menyatakan:

"Seluruh cast dan kru sangat marah kepada produsen. Kami adalah 100% tidak di belakang film ini dan terlalu  menyesatkan tentang niat dan tujuannya. Kami terkejut dengan prubahan drastis penulisan ulang dari script dan kebohongan yang diberitahu kepada semua yang terlibat. Kami sangat sedih oleh tragedi yang telah terjadi .

Yang namanya politik apalagi mau pemilihan presiden suatu negara seperti Amerika Serikat, setiap orang yang  menjadi lawan politik selalu mencari celah untuk menjatuhkan nama baik dan citranya dimasyarakat maupun dunia  dan mereka mempunyai trik kotor untuk menjatuhkan lawannya, trik paling jitu adalah memanfaatkan isu agama  dan rasial.

Presiden Barack Obama Yang ketika terpilih menjadi presiden Amerika Serikat mendapat dukungan penuh kaum  muslim negara tersebut dan disambut baik oleh sebagian muslim dunia yang menaruh harapan akan kedamaian  dunia, harus mengalami situasi sulit dan pahit dikarir politiknya tidak hanya dinegerinya sendiri tapi  dukungan dunia luar.

Reputasinya pasti anjlok, politik tidak cukup hanya pandai bersilat lidah saja dan tebar pesona tapi aksi
kejampun dilakukan orang demi menghancurkan nama baik seseorang. itulah politik, muka yang bermuka dua. Agama adalah hal sensitif paling mudah dipicu untuk membuat perpecahan begitu juga ras.

Kembali lagi ke masalah sutradaranya dari sutradara Film Innocence Of Muslims (IOM) pasti didukung kelompok kuat yang sudah mengarah kepada konspirasi intelejen. SAM Bacile hanyalah nama atau terkadang kode operasi  intelejen.  ntelegen suatu negara biasanya bertindak diluar kebijakan dan diketahui oleh pemimpin negaranya  walau presiden berganti agen intelejennya tidak berganti kecuali intelengen resmi negara, karena intelegen hanya taat kepada siapa pemimpin dan misi utamanya.

Ada untungnya juga film Innocence Of Muslims (IOM) ini dibuat untuk kita muslims, hal pertama mungkin hal terjelek yang dilakukan oleh seseorang menggambarkan sosok Nabi Muhammad SAW yang sama sekali tidak dipahami oleh pikiran diluar pemeluk ISLAM, karakter yang jauh dari kebenaran tentang seseorang mengenal Muslim dan

Islam, lagipula film ini dibuat oleh warga negara Amerika Serikat yang selama ini berusahan mengelompokan
negara Islam menjadi berkotak kotak dan bermuka dua terhadap negara Islam, lihat saja negara kitapun secara  tidak langsung sudah menekan kelompok kelompok Islam. Dan kita sendiripun terkadang sudah ikut tidak percaya dengan kekompok Islam tertentu.

Keuntungnya dari film Innocence Of Muslims (IOM) ini, semua pemeluk Islam dunia ataupun muslim dunia menjadi  bersatu memerangi mereka yang memusuhi muslim dan Islam, persatuan yang selama ini sulit dibentuk walau  dinegara Islam sendiri. ini berdasr uneg uneg admin saja dan semoga kita bijak untuk mencermati masalah. cbm





Read More

Sabtu, 15 September 2012

Obat Sakit Kuning Alami

| |
0 komentar
sakit kuning adalah penyakit yang sering kita denger ditelinga disekitar kita, untuk lebih jelasnya.
Saking kuning berhubungan erat dengan organ tubuh yang namanya hati dan fungsi metabokisme. Organ hati yang memiliki ukuran cukup besar dan pastinya memunyai fungsi dan tugas yang besar dalam  metabolisme tubuh sebagai salah satu alat pencernaan makanan yang bekerja sama dengan organ penting lainnya seperti ginjal, lambung dan usus.

Hati memiliki peranan yang cukup penting dalam proses penyembuhan penyakit, karena bila hati sehat maka metabolisme tubuh meningkat sehingga nutrisi dan obat-obatan yang dikonsumsi dalam proses penyembuhan tersebut dapat diserap secara optimal.


obat sakit kuning

Bilirubin merupakan komponen zat yang terdiri dari sel darah merah, dan kemudian hati yang membuang pigmen bilirubin melalui feses. Bilirubin berasal dari pemecahan sel darah merah (eritrosit) yang menghasilkan bilirubin unkonjugated yang larut dalam lemak kemudian diproses di hati untuk diubah menjadi bilirubin konjugated, lalu kemudian terakhir di buang ke usus dan dikeluarkan melaui urine.

Bilirubin yang pecah kemudian akan bercampur dengan darah dan akan menyebabkan kerusakan pada kromosom sel-sel darah sehingga mengakibatkan pigmen bilirubin meningkat dan menyebabkan timbulnya warna kuning pada kulit tubuh dan perubahan pada warna putih mata serta perubahan pada warna urine yang dikeluarkan. Umumnya perubahan pada urine ini diakibatkan oleh faktor patalogis (suatu penyakit).

Penyakit kuning ini bermacam-macam, hepatitis (radang hati) dan sirosis (pengerasan hati) adalah beberapa diantaranya. Kedua jenis penyakit ini seringkali merupakan akibat dari penyalahgunaan alkohol.

Tanda-tandanya orang kena penyakit kuning ialah :

Muka pucat kekuning-kuningan dan kelopak mata kelihatan kuning. Dan di waktu pagi antara jam delapan atau jam sembilan rasa dingin tidur (kantuknya) tidak bisa ditahan, muntah, sakit kepala, pegal pada sekujur tubuh, demam tinggi, lelah, nyeri pada mata, pendarahan pada gusi, kulit yang menguning dan sebagainya.

Beberapa ramuan obat tradisional yang bisa dicoba  untuk mengobati penyakit kuning :

1. 20 gr daun serut ditambah 5-10 gr Kunyit, tambah 5-10 gr temulawak, 25 gr akar alang-alang, 5 gr biji kacapiring direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Airnya diminumkan kepada anak saat hangat-hangat kuku.

2. 15 gr daun sendok, ditambah 6gr kulit jeruk mandarin, 6 butir angco, 10 gr Kunyit, 25 gr daun serut, dan 20 gr akar alang-alang direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, Air nya diminum jika sudah hangat-hangat kuku. ramuan hasil rebusan dapat diminum saat pagi sesudah makan dan malam hari sebelum tidur. Dan dianjurkan

3. Ambillah sehelai janur kuning dari pohon kelapa gading, kemudian janur tersebut dibakar hingga menjadi abu. Selanjutnya dicampur dengan sebutir telur ayam kampung dan diaduk sampai rata. Dan minumlah ramuan tersebut sehari satu kali selama tiga hari.

4. Ambil dan cuci 15-30 g daun Picisan atau daun sisik naga segar sampai bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin, saring dan air saringannya siap untuk diminum, sehari 3 kali, masing-masing 1/2 gelas.

5. Temulawak di campur dengan Madu atau Gula batu yang di minum sehari 3x. Pantangannya : Goreng2an, Santen, Lemak2, Pedes, Asem, dan harus banyak minum yang manis2.

6. Akar kenanga, akar kunyit dan akar terung pipit dimasak lalu airnya diminym, ditambah sedikit serai wangi.

7. Daun naga kuning. daun ini mirip dengan daun sirih cuma lebih lembut dan agak berbulu halus, tumbuhan saling bersilangan dan tumbuh merambat, ada baiknya bertanya dengan orang tionghua pasti tahu tanaman ini karena mereka sering menanamnya, cara membuatnya daun diparut dan direbus dengan 2 gelas air lalu mulai diminum selama tiga hari, dimulai dari rebusan 9 daun, 7 daun dan 5 daun, pas untuk tiga hari, biasanya setelah minum rebusan ini akan mual dan mulai muntah dahak agak kekuningan. ini terbukti efektif untuk penderita akut.

Cobalah untuk mengkonsumsi remis atau kerang sungai yang kecil, direbus seperti biasa lalu dimakan seperti biasanya, jika anda penderita penyakit kuning setelah memakan rebusan remis akan terasa mual dan kemudian muntah, perhatikan pasti muntahan yang keluar seperti kotoran berwarna kuning dan agak berbau.,cukup dikonsumsi satu hari saja jika anda telah muntah,

Demikianlah beberapa resep obat saking kuning yang bisa dicoba dibuat dari bahan tumbuh tumbuhan sekitar rumah. Hal yang perlu diingat gejala muntah adalah bagian proses penyembuhan karena selain dari lobang pembuangan racun juga keluar melalui muntahan tersebut, tetapu jika anda ragu untuk mencobanya sebaiknya tidak usah mencobanya dan tetap teruskan pengobatan yang diberikan oleh dokter rumah sakit..jika sobat lain ada pengalaman yang sama silahkan disharing disini soal obat penyakit kuning alternatif.
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.